ARTIKEL

Senin, 12 Agustus 2013 | Dibaca 440 kali | Kembali

Pesantren Jadi Konsep Pendidikan Komperhensif

Rektor Universitas Pendidikan Indonesia Prof. Sunaryo Kartadinata mengatakan saat ini pesantren telah menjadi sebuah konsep pendidikan yang komperhensif. Hal-hal yang sifatnya umum dan spritual perlu diajarkan di pesantren sebagai suatu kultur. Oleh karena itu saya melihat ini menghasilkan para pengajar di pesantren menjadi kebutuhan tersendiri.

"Saat guru masuk pesantren guru, saya pikir dia tidak hanya cukup menguasai ilmu yang secara umum layalnya di sekolah biasa. Akan tetapi nilai-nilai keagaman harus masuk. Ini saya pikir suatu keunikan pesantren. Berbicara hal ini maka harus menyiapkan guru kearah sana," katanya dalam acara Halal Bihalal di Balai Pertemuan Universitas Pendidikan Indonesia, Jln. Setiabudhi, Kota Bandung, Kamis (15/8/2013)

Ketua Asosiasi Lembaga Pendidik Tenaga Kependidikan ( LPTK) Indonesia itu mengatakan UPI sebagai LPTK akan coba membangun hal tersebut walaupun tidak secara spesifik ditujukan untuk menghasilkan guru-guru di pesantren. Dalam proses perkuliahan dengan mengembangkan konsep dasar kampus edukatif ilmiah religius. Ini merupakan sebuah konsep untuk memadukan antara nilai-nilai keilmuwan dengan nilai keagamaan.

"Kami pun berharap sesungguhnya sebuah proses pembelajaran kepada guru memuat nilai-nilai itu," ucapnya.

Prof. Sunaryo juga mengatakan iklim kampus dengan banyak menyelenggarakan kegiatan-kegiatan keagamaan terus dikembangkan. Dengan begitu akan menanamkan nilai-nilai tersendiri dalam membangun kesiapan seorang calon guru memiliki nuansa keagamaan. "Harapan saya alumni UPI walaupun tidak disiapkan khusus menjadi guru pesantren tapi harus memiliki kesiapan untuk masuk menjadi guru di pesantren," ujar Prof. Sunaryo.


Diposting oleh Administrator (Sumber: Pikiran Rakyat)