BERITA

Selasa, 06 Juni 2017 | Dibaca 36 kali | Kembali

Ini Serunya Pesantren Ramadan di Sekolah Yayasan BPI Kota Bandung

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Dalam mengisi bulan Ramadan, Yayasan BPI menggelar kegiatan Pesantren Ramadan bagi seluruh siswanya, mulai tingkat SMP, SMA, dan SMK sejak tanggal 6 - 10 Juni 2016.

Kegiatan yang diikuti oleh sebanyak 892 peserta tersebut digelar secara gratis,  merupakan program rutin tahunan dalam kalender kerja Yayasan BPI yang digelar sejak tahun 1986 atau saat ini menginjak tahun ke- 31.

Kepala Bimbingan mental ajaran Islam (Bintalis) Yayasan BPI, Ajat Sudajat mengungkapkan para peserta pesantren ramadan terdiri atas 322 siswa SMP BPI, 321 siswa SMA BPI 1, 144 siswa SMA BPI 2, dan 103 siswa berasal dari SMK BPI.

"Para peserta dari tingkatan SMA dan SMK diikuti oleh kelas 10, sedangkat tingkat SMP melibatkan kelas 7 sebanyak 128 siswa dan kelas 8 yaitu 196 siswa," ujarnya kepada Tribunjabar.co.id di sela kegiatan pembukaan pesantren ramadan di Aula BPI, Jalan Burangrang Nomor 8, Kota Bandung, Selasa (6/6/2017).

Ratusan peserta pesantren Ramadan tanpak menyimak dengan seksama paparan yang disampaikan oleh Sekretaris Yayasan BPI, Iyep Sobari di Aula BPI, Jalan Burangrang Nomor 8, Kota Bandung, Selasa (6/6/2017). Ratusan peserta pesantren Ramadan tanpak menyimak dengan seksama paparan yang disampaikan oleh Sekretaris Yayasan BPI, Iyep Sobari di Aula BPI, Jalan Burangrang Nomor 8, Kota Bandung, Selasa (6/6/2017). (TRIBUN JABAR/CIPTA PERMANA)

Ajat mengatakan tujuan dari digelarnya kegiatan pesantren ramadan ini adalah sebagai pengimplementasian kepada para siswanya mengenai aspek nilai lima pilar standar pendidikan khas Yayasan BPI, yaitu kejujuran, tanggung jawab, peduli, disiplin dan mandiri serta kekeluargaan.

Dimana kelima pilar ini sangat sesuai dengan ajaran di dalam Agama Islam.

Selain itu kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 14.00 WIB, para peserta akan mendapatkan pemahaman serta pendalaman materi keagamaan lainnya yang diberikan oleh satuan pendidikan di bawah yayasan BPI, karena setiap unit sekolah memiliki standar acuan pendidikannya masing-masing sesuai kebutuhannya.

"Disamping penanaman lima pilar standar BPI, kami juga ingin membekali para peserta pesantren ini dengan tiga aspek utama lainnya yaitu, akidah, akhlak dan fiqih atau ketentuan pelaksanaan sholat," ucap Ajat yang juga Kepala sekolah SMP BPI.

Dalam kegiatan pesantren ramadan ini, para peserta akan terbagi menjadi 28 kelas dengan masing-masing kelas  dibimbing oleh satu atau dua orang asatidz dan asatidzah (guru agama) dengan total jumlah sekitar 80 orang.

Mereka akan memberikan pembekalan materi kepada para peserta pesantren ramadhan seperti beberapa program di SMP BPI, diantaranya mengenai Tauhid, Al-Quran (BTQ), Tarikh, Fiqih, dan Akhlaq.

Ajat berharap pelaksanaan pesantren ini dapat berjalan sesuai dengan yang ditentukan, juga para peserta, khususnya siswa SMP dapat memiliki pembekalan ilmu berupa akhlak yang kuat secara islami dan juga menjadi generasi qurani. Artinya generasi yang tangguh dan berakidah guna menangkal godaan yang sangat luar biasa di era sekarang ini.

"Mudah-mudahan selesai dari pesantren ramadan ini, para siswa dapat memahami bagaimana bersikap dan berprilaku layaknya seorang muslim muslimah, serta menanamkan sifat toleran kepada sesama, mengingat saat ini Indonesia berada dalam krisis kebangsaan," ujar Ajat. (*)


Diposting oleh Administrator